about me / Bahasa Indonesia / Blogging / Women

Diwawancara teman

Dua blogger buddies gw, Christa dari Christa bercerita & Dixie dari Her Little Journal beberapa minggu lalu merilis blog Diasporia. Ini yang mereka tulis di bagian tentang Diasporia di blog itu.

Diasporablog

Diasporia muncul dari pengalaman Christa dan Dixie ketika pindah ke luar negeri. Saat mereka menghadapi berbagai tantangan yang muncul ketika memulai hidup di negara baru, mereka saling berbagi cerita untuk menyemangati satu sama lain. Berawal dari bincang-bincang santai, muncullah ide untuk berbagi dengan lebih banyak orang dan lahirlah Diasporia.

Diasporia adalah tempat berbagi cerita dan suka-duka perempuan Indonesia mengenai tantangan tinggal di luar Indonesia seperti homesickness, bersosialisasi, membangun karir, belajar bahasa dan budaya baru. Harapannya, Diasporia dapat menginspirasi lewat cerita โ€“ cerita dari perantauan.

Sewaktu Dixie tahun lalu kontak gw untuk jadi narasumber, gw langsung bersedia. Setelah melewati proses yang panjang dan disambi dengan kesibukan rutin mereka, akhirnya Diasporia live awal Juli lalu. Sila baca pos tentang gw di situ. Untuk yang malas baca blog panjang lebar, bisa follow IG: diasporiablog. Di situ ada quote, introduksi dan berbagai teaser dari narasumber yang dikurasi bagus oleh Christa dan Dixie.

Untuk diasporablog: Semoga sukses ya ke depannya dan bisa jadi inspirasi untuk pembaca. Buat yang belum baca: sila tengok. Enak dibaca kisahnya, inspiratif dan banyak variasi formatnya.

Podcast: life as a single and married woman

Dua kawan blogger gw Noni, si Nyonya Sepatu dan Vinny Vinnydubidu punya podcast bareng namanya life as a single & married woman. Yang single si Vinny, Noni married. Mereka ajak gw ngobrol tentang hubungan interrasial antara orang (perempuan) Indonesia dengan orang (pria) bule. Seru deh ngobrol dengan mereka. Walau judulnya podcast ini Macarin bule tapi isinya gw berbagi pandangan dan insights tentang hubungan antar bangsa ini.

Janjian untuk rekaman podcast ini lumayan menantang karena kami bertiga hidup di zona waktu yang berbeda. Gw di Belanda, Noni di Medan dan Vinny di Banjarmasin. Akhirnya menentukan tanggal dan jam. Pada Hari H-nya, Vinny yang online duluan, gw & Noni join tapi kresek-kresek suaranya. Gantian Noni yang buat linknya, masih kresek juga tapi mendingan. Akhirnya ngobrol, hanya diakhir terputus dan ngga bisa lanjut karena gw udah ada janji, musti pergi. Walau begitu, nanti obrolan kami ini akan bersambung. Ya kan Non, Vin?

Gw suka lihat temen-temen yang kerja sama dan produktif di masa sekarang ini. Tetap berkarya ya kalian dan semoga jadi inspirasi untuk yang lain.

8 thoughts on “Diwawancara teman

Tell me what you think

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s