about me / Blogging / English

Day 2: Write a few six-word memoirs

A memoir is a story about experiences or events occured in one’s life. I have done my best searching for the memoirs that are suitable to be told in only six words. And boy it was not easy.


Here they are:

  • I have survived long distance relationship
  • Nearly drowned in sea during honeymoon
  • Migrated to the Netherlands in 1995
  • Cancer eliminated half of my family

That’s it for now. 

Advertisements

10 thoughts on “Day 2: Write a few six-word memoirs

  1. Mbak Yo, yang nomer dua samaan. Aku nyaris tenggelam pas lagi snorkeling di Pulau Menjangan, Bali pas lagi bulan madu (seminggu setelah nikah). Gara2nya badanku kayak kesedot pusaran bawah gitu. Mana ga ada orang di sekitarku, jadinya beneran itu ngap2an di dalam laut. Setelah berhasil muncul ke permukaan, badanku gemeter habis. Setelahnya agak mikir2 kalau mau snorkeling, bahkan waktu di Karimunjawa jadi agak2 takut nyemplung.

    • Aku waktu itu berenang terbawa arus terus ada ombak besar keseret ke tengah yang ternyata dalam banget dasar lautnya. Begitu sentuh dasar laut, aku jejaki supaya naik ke permukaan lagi. Untung bisa balik ke pantai karena beach boys yang siul dan panggil-panggil aku supaya balik.

  2. Oh ini to mba Yo maksudnya memmoirs.. makasih ya sudah dibantu jelasin.. Ya ampun yang nomor dua.. aku sampai sekarang masih belum berani diving, ini lagi dapat cerita pengalaman hampir tenggelam.. untung nggak apa-apa ya mba Yo..

    • Iya ini maksudnya Dew. Memoir itu cerita dari pengalaman kamu pribadi,

      Betul, itu ngeri banget ternyata kalo keasikan berenang bisa keseret ombak. Untung ngga apa-apa ya. Duh wong Jowo, selalu ada ungkapan untung …..ha…ha…

  3. Nomor satu aku banget mbak Yo, yay! Walaupun nggak lama2 sih. Tenggelam juga pernah pas ikut rafting di Magelang :’)). Hari ini aku mau nulis memoir ku niiih.. semedi dulu

  4. Aku pernah punya pengalaman hampir tenggelam juga sekeluarga (kecuali mama). Kesalnya, karena itu kesalahan teknis provider banana boat yang nurunin masih jauh dari pantai dan pas ombaknya gede. Duh di Pelabuhan Ratu gitu lho.. pantai selatan kan ombaknya tinggi. Masak disuruh berenang dari tengah ke tepian (walaupun ditemenin sama satu guide, tapi dia kewalahan lah jagain lima orang hampir tenggelam). Kalau inget suka jengkel bgt tapi bersyukur bisa selamat. Fiuh…

Tell me what you think

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s