about me / Blogging / English / Family / Parenting / Social Media / Thoughts

Respect your kids online

Two years ago I published a piece about sharents. In that post I wrote the following about kid’s online privacy:

Another thing concerning the privacy is the possible confidence issue. Posting pics of chubby babies and toddlers attracts many likes and lovely comments. Chubby little ones are cute, right? But what seems appropriate FOR THE PARENTS NOW can change with years. Who knows that the then chubby kids would not get confidence or body issues when they grow up after others find pictures of them their sharents put on the net and get bullied because of it? Before, sharenting these details of childhood came only to the surface during birthday parties. Today these are omnipresent, the information is retrievable 24/7.

 Pic is courtesy of The Telegraph

Last month, fellow blogger Pypy shared a status of a mother on Facebook. This mother wrote that she used to blog and shared quite an amount of her daughter pics. The daughter is now a teen. Some kids at the school found the mother’s blog and bullied the daughter with the pics and information available there. The daughter then asked the mother to shut down the blog but it is difficult because the mother forgot the password and the e-mail she used. Now the daughter is angry at the mother.

Reading this I feel sorry for both the mother and the daughter. The mother had never expected information she shared about the daughter would be used for bullying. The daughter is being bullied with something her mother shared about her, without her consent because she was too young to object when her mother shared her info online.

I feel sad as well because one possible situation I described above in the sharents post, came true. Let this remind all sharents out there to consider the online sharing better. Inevitably, parents are proud of their kids and want to tell the world about this but please respect your kids online now matter how young they are. I can almost hear sharents counter argumenting “Oh, but this does no harm, she/he is just a kid’. That is why! A kid is not capable yet of expressing its thoughts clearly. She/he is just a kid but most of all it is a human being. Yes you are the parent but your kid is an individual. She/he will grow as a teen and adult and might object the sharing. What would you do if you are confronted with exactly the same situation above?

If you want to see examples of sharenting, go visit STFU, Parents.

Last year my 14 years old daughter G deleted her Facebook, Instagram & Twitter due to her own reasons and examples of excessive online presence gone wrong in her surroundings. Now she is only online on Snapchat and WhatsApp to communicate with her friends. She is now watching over me on Instagram. She has asked me not to share my fitness training progress pics online no matter how eager I am to be on an online fitness community. She said her friends know me and are able to google me. She is not comfortable with the idea that the boys from her school could see me in my fitness gear. So I complied. I don’t even make an anonymous fitness Instagram account because I respect her. Some of you might think this is a reversed kid-parent role but I am ok with it because in order to teach your kids to respect others, you need to respect them not only in words but in action. And this applies of course not only on online issues but offline as well.

Closing this post I emphasize this once more: sharents or not what you put on the net stays forever.

67 thoughts on “Respect your kids online

  1. Good reminder. Belakangan aku baca posting2 tentang sharing yang bisa jadi good reminder buat diriku sendiri mba. Lebih hati2 sharing, posting, dan melakukan online aktivitas. Dunia online memang luas dan seolah tanpa batasan, that’s why kita bisa dengan mudah kebablasan ya mba

  2. Nice post Mbak. It’s so sad that the daughter got bullied; and the mother didn’t deliberately caused it as well. I suppose it’s just ignorance on her part when she posted everything without thinking of the consequences. Same kalo aku mau post apapun ttg Mike juga aku izin dia dulu. boleh gak cerita ini post foto ini. Kalo dia keberatan, aku gak post.

    • Mungkin karena waktu si ibu rajin ngeblog dan share tentang anaknya, ngga kebayang hal ini bisa kejadian Mar. I feel sorry for them both.

  3. Totally agree – sometimes an overeagerness to share proud parent moments, and funny moments, can backfire. It’s pretty sad when the children are tormented by it later on😦

    • Yes, that is why I keep writing about this. There are sharents out there who don’t want to see the risks of oversharing info about the kids online.

  4. Saya tidak pintar ngasih saran ke orang yg saya kenal, jadi saya biasa gunakan artikel yg mbak yo tulis ttg sharent ke teman2 saya. Dan membaca ini lagi mengingatkan lagi ttg sharent, musti hati2 di dunia online, saya copy dr mba yo sering saya sampaikan ke teman dan saudara “what goes online stays on line”. very good reminder. Thx mba yo.

    • Sama-sama Ru. Setidaknya ini jadi bacaan untuk menimbang plus minnya sharing info tentang anak dan setelah itu tentukan batasannya sendiri. Batasan ini beda per orang soalnya.

  5. hai mbak yo, salam kenal..akhirnya berani juga komen disini😀

    duh postingan ini jleb banget mbak!setelah dulu baca postingan sharent..aku akhirnya emang jadi mikir panjang kalo mau upload foto anak “foto ini bikin dia malu ga ya?dll” tapi ga pernah sekalipun kepikiran kalo bisa jadi bahan bully dari temen-temennya (amit-amit)..dan pas baca kalo udah ada kejadian in real life,kok serem sendiri jadinya -_-”

    btw..aku izin share di fb ya..

    • Hai Santril,

      Salam kenal juga. Iya, serem, kasian dan risikonya ternyata besar. I hate it to see my worries in Sharent post had occured. Silahkan disebar infonya biar ada yang baca.

      Dan makasih ya udah komen disini, you broke your silence.

  6. Baca postingan begini2 aku jd selalu diingatkan utk ga sharing berlebih or spya sharing dengan porsi yg cukup. Sebenernya aku nulis di blog utk baca2 lagi dan rasanya menyenangkan. Mudah2an aku ga over sharing deh. Tq mba yo

    • Kamu yang aku lihat di blog sih ngga oversharing. Cerita anak ulang tahun dan kegiatan anak sih ok Jo dan frekuensinya juga ngga sering.

  7. Nice post, Mbak Yo. Tulisan ini bisa jadi reminder buat aku untuk mulai ngerem postingan tentang anak2ku di internet. Dulu sempat hapus postingan yang pajang foto anakku lagi mandi (iya pas masih bayi dan lucu tapi lama2 aku gak nyaman sendiri liatnya mengingat banyak orang sakit jiwa berkeliaran sekarang ini). Makasih Mbak Yo.

  8. Reminder ulang nih Mba Yo dari tulisan sebelumnya ya, tapi ini udah sampe ada ‘bukti’ negatifnya yang bikin kasian ke si anak dan ibunya juga..😐. Tapi kalo mau kasih tau ke temen yg gini *apalagi masa2nya angkatan saya kan banyak yg punya bayi/batita gitu*, malah dibilangin urus urusan masing2 lah, dll yang jadi negatif gitu. Padahal justru kan ngingetinnya karena sayang ma dia dan anaknya juga😦.

    Btw, Mba Yo pernah nulis juga ga ya terkait posting foto (atau mungkin status) yg over juga tapi berhubungan ama pasangan atau pernikahan gitu? Sempet cari tapi belum nemu, hehe

    • Betul Fiyah, ah sayang ya diingatkan tapi ngga dihiraukan. Kalo gitu ya udah lah, kan kita sudah mengingatkan, ya ngga? Apalagi kalo sebenernya kita niat mengingatkan mikirin si anak juga.

      Ngga, aku belum pernah nulis tentang oversharing hubungan pasangan/suami istri. Kalo tertarik dan sudi bacanya, bisa aku parkir untuk PR nulis ini🙂

      • Boleh Mba boleh kalo luang dan ga keberatan sih, hehe. Seru aja baca postingan Mba Yo kan alasannya logis gitu, jadi enak buat ‘iseng’ dishare ke yg bersangkutan 🙈

  9. great post mbak Yo. kasian banget sama ibu dan anaknya😦 .
    temen-temenku banyak yang sering sharing foto anak2nya di path ig, ataupun fb. sehari bisa sampai 2/3 foto. Aku sendiri suka khawatir sndr ngeliatnya. apalagi ig-nya bukan akun yang dikunci, tapi bisa dilihat semua orang.

    • Sebenernya kalo akun medsos dikhususin buat temen yang udah diterima gitu, masih tetep ada kemungkinan dijebol juga kan ya ka? Ya kepikiran aja sik kalo dipikir2, yg over sharing emang kurang baik sih mw diproteksi atau ga 😐

  10. “… because in order to teach your kids to respect others, you need to respect them not only in words but in action”

    This is a very nice statement! Very true!!🙂

    • Karena kalo kita hanya ngomong aja ‘kamu harus begini-begitu’ tapi kita ngga kasih contohnya ya sama aja bohong Ko. Anak (pra) remaja kan kritis, mereka lihat ini.

  11. Ahhh kepencet sebelum selesai ngetik. Ini yg pernah kita obrolin jg ya Mba. Aku aja sekarang kepikiran, rasanya terlalu banyak sharing di internet, apalagi kaya penutupnya mba Yo, apa yang disharing di net, stay there forever, jd sekarang agak lebih berhati2. Jan juga dia gak mau sampe dia bisa di google, jd penjelasan tentang dia juga dikiiit banget, kecuali foto, dia masih ok. Nah, apalagi anak ya Mba. Mengingatkan banget ini, supaya lebih hati2 banget soal apa yang mau kita open di internet..

    • Bener Astrid. G beberapa kali dapet penyuluhan di sekolahnya tentang social media & online bullying. Bagus deh dia nyadar bener dengan online presencenya.

  12. Banyak banget Ibu-Ibu yang meninggalkan jejak anaknya untuk publik di internet mbak. Apalagi dalam kompetisi bayi-bayi. Entah kenapa aku agak gimana gitu sama kompetisi bayi karena bayinya kan gak bisa memberikan consent mereka mau dikompetisikan atau gak.

    Thanks for the good reminder Mbak.

  13. Apalagi yg lomba2 fashion show gitu mba. Aku liat minggu lalu di deket rumah ibuku (didalam restoran) yg ikut anak2 sampai remaja dan bajunya itu loh. Banyak yg sexy bgt dan ibu2nya jg pada posting di socmed

  14. Thanks for this post, Yen. Guepun nanya Medea untuk pasang foto-fotonya di blog. Ada untungnya juga sih punya anak yang susah difoto, jadi ngerem gue untuk pasang fotonya online.

    • Loe sering share Medea tapi menurut gw loe bukan sharent Min karena frekuensinya masih ok dan loe ngga share hal mendetail tentang si kecil seperti dimana dia sekolah, ikut les ini itu dsb…dsb…Masih aman sih menurut gw.

  15. Nah itu dia, selain berhati-hati sharing foto-foto anak kita, kitanya juga mesti lebih berhati-hati dengan apa yang kita posting di medsos. Jangan sampai anak kita dibully temannya gara-gara kelakuan kita di medsos. Jaman esde dulu diledekin pake nama ortu aja udah lumayan nyesek di hati.

    • Iya bener atau kalo ada orang tua dandannya rada aneh jemput anaknya, diomongin kan temen sekelas. Ini sama aja dengan kita sebagai orang tua yang overshare online hanya mediumnya pindah, dulu offline sekarang di internet.

  16. Hi mbak, salam kenal ya..akhirnya berani komen. Tks utk artikelnya. Ini mengingatkan banget untuk ga sharing foto anak atau cerita tentang anak sembarangan di online world. Semoga tidak ada postinganku di sosmed yang berpotensi jadi bahan bully ketika dia beranjak dewasa

    • Hai Pipit salam kenal juga. Mudah-mudahan ngga. Kalau ragu tanya suami kamu aja gimana. Maaf telat balas komen, kelewatan sepertinya. Baru lihat hari ini. Makasih ya udah komen.

  17. honestly i feel so sorry for that daughter who get bullied:/ and i can’t help but wonder how bad are the pics of her when she’s a kid?
    btw i love the relationship you have with your daughter🙂

    • I believe it doesn’t matter how bad or good the pics of hers are, bullies always find a way to use the material against the victim. Innocent looking pictures could be altered and photoshopped right? Especially those available online and the kids of today are tech savvy.

      Thank you and thanks for commenting as well.

  18. Thanks for the reminder mba Yo, aku ngerasa kesentil banget karena dulu sebelum punya anak aku termasuk salah satu orang yg punya tekada ga bakal posting foto anak untuk menghindari hal yang tidak-tidak, tapi kemudian setelah melahirkan sampai sekarang malah posting foto anak tanpa mikirin efek kedepannya nanti apa. Terima kasih sekali lagi mba untuk remindernya.

Tell me what you think

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s