Bahasa Indonesia / Blogging / Language

Worth it vs Worthed

Infographic ini membahas Worth it vs Worthed dengan penjelasan lewat tata bahasa dan fonetis. Niat banget ya gw sampe bikin sendiri. Alasannya karena infographic lebih gampang dimengerti daripada tekst. Kalo ada yang mau tambah info, silahkan. Yang setelah lihat infographic ini tetep ngga ngerti, silahkan tulis pertanyaan dibagian komen. Yang mau share atau reblog, silahkan juga.

Worth it vs Worthed

Oh ya, gw juga pernah jelasin tentang boring, dateline dan gateway di 3 kata bahasa Inggris yang salah dieja.

61 thoughts on “Worth it vs Worthed

  1. Kasus ini kyanya memang paling sering ditemui ya mba…
    Ada jg yg suka ketuker antara thanks God sama thank God hehehee

  2. ini penting sekalii buat “diluruskan”.. karena worth it kan kalau diucapkan seakan akan kedengerannya “worthed” ya jadi banyak yg salah kaprah menulisnya begituu.. hehe thanks for sharing🙂

  3. Untuk worth it banyakan yang salah nulis jadi worthed, karna kalo gak jeli ya kedengerannya emang worthed. Nice post mbak. Aku ijin share ya🙂

  4. Gak usah sampe kata worth it ya g pengucapannya masih mirip dengan worthed. Masih banyak yg nulis liburan akhir pekan itu pakai weekend gateway, instead of weekend getaway. Hihihi… gateway… jd inget merek komputer.

      • Di salah satu radio sini lagi ada iklan yang ngomong getaway dengan gateway…gatel kepalaaa dengernya😀 mana diulang-ulang melulu iklannya, jadi tiap iklan itu ganti gelombang radio deh😀

        • Gateway gateway ha..ha..Nah itulah Met salah satu alasan aku nulis seperti ini. Kesalahan mengeja atau pemakaian kata diluar konteks aslinya muncul awal mula karena ngga tahu atau karena ikutan trend (lihat penggunaan kata secara yang menyimpang dari arti sebenarnya). Sebenernya ngga apa sih karena termasuk sub kultur cuma parahnya kalo udah sampe menembus mainstream media dan dianggap benar dan dipake seperti contoh kamu tulis itu, yang ganggu banget. Tunggu aja kapan orang akan menulis Happy birdday padahal maksudnya Happy birthday. Sekarang keren dan gaul kesannya, tapi kan artinya menyimpang.

          Ah kalo bahas ini aku banyak observasi dan argumennya karena aku pencinta bahasa🙂

  5. Nice post mba yo, ini emang masih banyak yang suka salah tulis ya karena kalau diomongin emang kedengerannya worthed padahal mestinya emang worth it tulisannya🙂

  6. Infographic-nya mba Yo bikin sendiri? Hebat mba Yo, salut dgn niatnya mengedukasi kami para pembaca. Dan yes ini sangat berguna, thank you yah mba Yo😀 Dinanti kata-kata yang lainnya..

  7. I like info-graphics!

    Ini kasus efek onomatopoeic (sans kata onomatopoeia) gak sih😀, apa yang kedengeran ditiru sesuai fonetik lokal? Filipinos juga sering pakai kata ‘worthed’ ini konon. Saya jadi berpikir mungkin ini proses prematur penyerapan kata asing. Kenapa saya berpikir demikan, karena meski salah penulisan rata-rata konteks penggunaan katanya masih benar. Bahasa Indonesia ini kan juara banget lah kalau urusannya menyerap, memodifikasi dan menggunakan kata asing. Misalnya ‘traktir’ dari kata ‘trakteren’ atau ‘telat’ dari kata ‘te laat’.

    Oiya, kata ‘worthed’ sebenarnya dipakai juga di Middle English yang akar katanya ‘worthen’. Tapi arti dan penggunaannya sama sekali berbeda.

    worth 2 (wûrth)
    intr.v. worthed, worth·ing, worths Archaic
    To befall; betide: “Howl ye, Woe worth the day!” (Ezekiel 30:2).
    [Middle English worthen, from Old English weorthan; see wer-2 in Indo-European roots.]
    Sumber: The American Heritage® Dictionary of the English Language, Fourth Edition copyright ©2000 by Houghton Mifflin Company. Updated in 2009. Published by Houghton Mifflin Company. All rights reserved.

    • ‘Bahasa Indonesia ini kan juara banget lah kalau urusannya menyerap, memodifikasi dan menggunakan kata asing. Misalnya ‘traktir’ dari kata ‘trakteren’ atau ‘telat’ dari kata ‘te laat’.’ Bukan hanya bahasa Indonesia sih. Semua negara dengan sejarah kolonial dari negara barat juga banyak menyerap kata-kata dari bahasa bangsa yang pernah menguasai negara itu. Dan waktu Golden Age juga bahasa Perancis banyak mempengaruhi bahasa Belanda dan Jerman.

      Contoh kata-kata dari bahasa Perancis diserap bahasa Belanda dan jadi kosa kata bahasa Indonesia:
      soirée – soirée – sore
      horloge – horloge – arloji
      tante – tante – tante
      bougie – bougie – busi
      courant – krant – koran

  8. akhirnya ada juga yang nulis mengenai ini. salah tulis, maka maknanya salah. semoga nggak ada lagi yang nulis worthed di masa2 mendatang🙂

    • Aku ngga mimpi sih Messa nulis gini akan ngga ada lagi yang nulis Worthed🙂 Ini hanya sumbangan aku untuk memberi informasi yang betul yang mana.

  9. Nice info mba yo.. Makasi udah sharing yaa.. Kayaknya memang banyak penggunaan kata yang salah tapi suka ga disadari ya mba..

  10. Pingback: Jangan malu belajar bahasa Inggris | Chez Lorraine

  11. Jadi kalau kita bilang : “duh… kegiatan ini ngga worth it banget dengan waktu gw yg begitu sngt mahal”. Gitu ya Mba Yo?

  12. Pingback: Tips belajar bahasa Inggris | Blog English Club

  13. Reblogged this on Blog English Club and commented:
    You really need to read this post from our mentor mbak Yo, about “Worthed vs Worth it”. You might need to take some time to get yourself used to ‘the right word’.. But this post is really *worth it*.🙂

Tell me what you think

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s