about me

Monumen Cinta dari Pacitan

Suka sejarah dan cerita cinta? Baca deh cerita ini, makam istimewa di Pacitan. Post ini berawal dari ngobrol di Twitter antara gw, bang Ridwan, Alex & mas Ngrasani Pacitan. Kita semua suka sejarah dan tertarik dengan misterinya. Gw ikut bantu terjemahan dokumen tentang makam ini dari Bahasa Belanda dan Bahasa Perancis ke Bahasa Indonesia.

Lorraine

ngrasani pacitan

Mungkin sudah ratusan bahkan tak terhitung kalinya saya dan mungkin juga warga Pacitan yang lain melewati kompleks pemakaman Kucur di samping STM Bina Karya Pacitan. Namun sebagian besar orang seperti halnya saya mungkin telah melewatkan satu monumen penting yang mengandung banyak rahasia yang belum terungkap. Ada satu makam yang cukup menonjol diantara makam-makam yang lain. Makam ini, atau lebih tepatnya disebut Mausoleum, berdiri diatas pondasi batu bata dan diatasnya berdiri bangunan (cungkup, dalam beberapa penelitian disebutnya kuil/temple) megah dengan arsitektur bergaya Eropa. Cungkup tersebut ditopang oleh enam pilar yang cukup besar. Pada gerbang menuju cungkup tersebut kita sudah disambut tulisan “MEMENTO MORI” yang artinya “Ingatlah Akan Kematianmu” atau Ingatlah bahwa suatu saat kita akan mati. Selepas dari gerbang, ada tangga melengkung yang bisa digunakan untuk naik menuju cungkup baik dari sisi sebelah kiri maupun sebelah kanan. Di bawah tangga tersebut terdapat ceruk kecil semacam ruangan bawah tanah dan bisa ditemukan…

View original post 1,301 more words

Tell me what you think

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s